|
| Cara Mengamankan Akun Google Agar Tidak Mudah Diretas |
OPREKSANTAI.ID – Cara mengamankan akun Google agar tidak mudah diretas menjadi topik yang semakin banyak dicari pengguna internet. Akun Google saat ini menyimpan berbagai data penting seperti email Gmail, foto di Google Photos, dokumen di Google Drive hingga riwayat aktivitas Android.
Jadi Jika akun Google berhasil diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka seluruh data pribadi tersebut berpotensi akan bisa diakses orang lain. Bahkan dalam beberapa kasus, hacker dapat mengambil alih akun Gmail untuk mengirim spam atau melakukan penipuan.
Karena itu penting bagi setiap pengguna Android untuk memahami bagaimana itu cara melindungi akun Google dari hacker. Dengan pengaturan keamanan yang tepat, risiko peretasan akun dapat diminimalkan.
Artikel yang akan saya akan tulis ini akan membahas 7 cara mengamankan akun Google yang bisa Anda lakukan agar akun Gmail tetap aman dari serangan phishing, peretasan, maupun akses tidak sah yang sengaja ingin mengambil alih akun Anda.
Daftar Isi
Mengapa Akun Google Harus Diamankan?
Banyak orang awam yang menganggap akun Google hanya digunakan untuk mengirim email. Padahal sebenarnya akun ini menjadi pusat berbagai layanan digital seperti:
- Gmail
- Google Drive
- Google Photos
- YouTube
- Sinkronisasi Android
Jika akun Google Anda diretas, hacker dapat mengakses berbagai data pribadi milik Anda bahkan mengambil alih akun Anda. Oleh karena itu Anda harus memahami cara mengamankan akun Gmail merupakan langkah penting untuk menjaga privasi digital jejak digital Anda.
7 Cara Mengamankan Akun Google Agar Tidak Mudah Diretas
Ke 7 cara tersebut akan saya bahas langsung kedalam intinya agar Anda dapat menemukan bagaimana cara mengamankan akun Google Anda.
Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan keamanan akun Google.
1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah Google
Verifikasi dua langkah Google merupakan fitur keamanan yang menambahkan lapisan perlindungan ekstra pada akun Anda.
Verifikasi dua langkah ini saya rasa adalah paling kuat karena orang lain tidak akan bisa mengakses akun Google Anda karena Anda mengaktifkan authenticator Google.
Setiap siapapun yang ingin login kedalam akun Google Anda walaupun orang lain tersebut tahu password (kata sandi) Anda, tetap orang tersebut tidak akan bisa masuk kedalam akun Google Anda karena harus ada kode login yang berbasis OTP (One-Time Passwode).
Ketika fitur ini aktif, login ke akun Google tidak hanya membutuhkan password tetapi juga kode verifikasi yang dikirim ke perangkat Anda.
Cara mengaktifkan verifikasi dua langkah:
- Buka halaman myaccount.google.com
- Pilih menu Keamanan
- Klik Verifikasi 2 Langkah
- Ikuti petunjuk hingga selesai
2. Gunakan Password Gmail yang Kuat
Pentingnya password jadi gunakan password dengan kombinasi acak. Salah satu penyebab akun Google mudah diretas adalah penggunaan password yang terlalu sederhana.
Contoh membuat kata sandi gunakan kombinasi Angka huruf besar @ dan lain sebagainya.
Gunakan password yang kuat dengan kombinasi:
- Huruf besar
- Huruf kecil
- Angka
- Simbol khusus
Password yang kuat akan membuat akun Gmail lebih sulit dibobol oleh hacker.
3. Rutin Mengecek Aktivitas Login Akun Google
Google menyediakan fitur untuk melihat aktivitas login akun. Yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya Aktivitas Web & Aplikasi Google ternyata merekam Kita.
Anda bisa mengeceknya melalui halaman keamanan akun untuk mengetahui apakah ada perangkat lain yang mencoba mengakses akun Google Anda.
Dan jika adapun yang mengakses akun Google Anda, Anda bisa segera langsung mengeluarkan dan atau menghapus Perangkat lain (Device) dari akun Google Anda di pengaturan Google dengan mengakses alamat myaccount.google.com kemudian klik keamanan & login kemudian scroll dan temukan kelola semua perangkat.
Jadi jika Anda menemukan perangkat yang tidak Anda kenal, segera keluarkan akses perangkat tersebut dari akun Google Anda.
Karena ini berdasarkan dari pengalaman 1 akun Google biasanya digunakan oleh beberapa perangkat (device) dan ini sangat berbahaya, bahaya seperti apa? Bahaya jika device Anda bisa di reset ke pengaturan pabrik dari jarak jauh.
4. Aktifkan Google Security Checkup
Google Security Checkup adalah fitur yang membantu pengguna memeriksa keamanan akun.
Melalui fitur ini Anda dapat mengetahui:
- Perangkat yang terhubung ke akun
- Aplikasi pihak ketiga yang memiliki akses
- Aktivitas login terbaru
5. Waspada Terhadap Phishing Email
Salah satu metode yang sering digunakan hacker adalah phishing email. Pishing email tersebut berupa email yang isinya adalah sebuah jebakan yang mengarahkan Anda kedalam pengisian form.
Dan yang jika Anda mengisi form tersebut data Anda sudah tersimpan di database si pengirim email pishing tersebut.
Dan berbahaya jika Akun atau data Anda sudah diterima orang lain dari Anda klik tautan yang ada dari inbok gmail Anda padahal itu adalah pishing email.
Contoh pishing email adalah email dari semrush, alamat email aslinya adalah position-tracking@semrush.com nah sipengirim pishing tersebut menyamarkan email nya menjadi contoh positiontracking@semrush.xyz nah itu adalah salah satu contoh apa itu pishing email.
Jika Anda menemui hal seperti itu Anda jangan klik, buka sebaiknya Anda hapus email tersebut si pishing email menyamarkan domain asli dari email aslinya.
Biasanya pengguna akan menerima email palsu yang meminta login ke halaman yang menyerupai Gmail.
Untuk menghindarinya:
- Jangan klik link mencurigakan
- Periksa alamat email pengirim
- Pastikan alamat website benar-benar milik Google
6. Periksa Aplikasi yang Terhubung ke Akun Google
Jangn lupa Anda juga harus periksa akun yang terhubung dengan sekian banyak aplikasi meminta akses ke akun Google Anda untuk login juga devicenya jangan lupa.
Namun perlu diperhatikan karena tidak semua aplikasi aman. Oleh karena itu sebaiknya rutin mengecek aplikasi yang terhubung ke akun Google Anda.
Hapus akses aplikasi yang tidak lagi digunakan untuk mengurangi risiko kebocoran data.
Jika Akun Google Anda bocor datanya ini sangat berbahaya bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
7. Aktifkan Notifikasi Keamanan Google
Google memiliki sistem yang dapat mendeteksi aktivitas baik dari aktivitas web & aplikasi yang mencurigakan pada akun penggunanya.
Jika seseorang mencoba login dari lokasi atau perangkat baru, Google akan mengirimkan notifikasi keamanan.
Notifikasi ini sangat penting untuk mendeteksi percobaan peretasan lebih awal.
Tanda Akun Google Anda Mungkin Diretas
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Password Gmail tiba-tiba berubah
- Email terkirim tanpa sepengetahuan Anda
- Ada perangkat asing yang login
- Riwayat aktivitas mencurigakan
Jika mengalami hal tersebut, segera ubah password dan lakukan pengecekan keamanan akun.
Anda juga bisa membaca tutorial lainnya seperti cara membersihkan sampah WhatsApp manual untuk menjaga performa smartphone.
Kesimpulan
Mengetahui cara mengamankan akun Google agar tidak mudah diretas sangat penting bagi setiap pengguna internet. Akun Google saat ini menyimpan berbagai data pribadi sehingga perlu dilindungi dengan sistem keamanan yang kuat.
Dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, menggunakan password yang kuat, serta rutin memeriksa aktivitas login, risiko peretasan akun dapat diminimalkan.
Selalu berhati-hati saat menerima email mencurigakan dan pastikan hanya aplikasi terpercaya yang memiliki akses ke akun Google Anda.